oleh

Modus Kumpulkan KTP Untuk Pilkada, Sepeda Motor Asang Dibawa Lari

-Kriminal-14 views

HAMPARAN PERAK – Naas dialami oleh Ang Isang alias Asang (49) warga Jalan Jemadi Gang Gembira Pulau Brayan Darat, Medan. Pasalnya, Asang tertipu dengan modus diajak seseorang yang baru dikenalnya untuk mengumpulkan poto copy KTP dalam rangka jelang Pilkada yang akan datang.

Akhirnya, malah korban harus kehilangan sepeda motornya jenis Beat bernomor Polisi BK 6574 ACN warna Putih Karena dibawak kabur pria yang baru dikenalnya tersebut.

Kepada wartawan, saat korban datang menyambangi Polsekta Hamparan Perak didampinggi istrinya, Kamis (26/9/2019) pukul 16.30 wib menyebutkan, awalnya dia berkenalan dengan pelaku pada hari Rabu pagi (25/9/2019) lalu, dikawasan Pulau Brayan.

“Dia mengaku bernama Sembiring, kami berkenalan dikawasan Pulau Brayan, lalu dia (pelaku) mengajakku dan 2 temannku lainnya, (Edi dan Subhan) kehamparan perak untuk mengambil untuk mengumpulkan poto copy KTP”, ucap korban.

Katanya, dia (pelaku) aku bonceng sedang 2 temanku lainnya naik sepeda motor mereka masing-masing, lalu sekira pukul 17.00 wib, saat melintas di pasar 1 rel Marelan, kedua temannku pulang karena mau bekerja sedang kami terus lanjut ke Hamparan perak.

“Tiba di Desa Kota Datar hamparan perak, aku disuruh turun dan dia mengambil alih memboncengku dengan alasan ada jembatan yang rusak dijalan menuju ke lokasi”, ungkapnya.

Namun sebelum tiba dilokasi, aku disuruh turun dijalan dan diberikan uang pecahan 5 ribu. Katanya, jika aka sudah bertemu seseorang yang dimaksudkannya agar aku memperlihatkan yang pecahan 5 ribu tersebut.

“Dia menunjukkan sebuah rumah yang harus aku datanggi, jaraknya kira-kira 150 meter dari tempat aku diturunkan dan setelah itu, katanya nanti aku dijemputnya”,ujar korban.

Setelah aku tunggu-tunggu, dia tak datang dan nomor teleponnya jug sudah tidak aktif, ungkapnya lagi.

Sementera itu, Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Iptu Bonar Pohan pada wartawan ini mengatakan laporan korban sudah diproses, “ciri-ciri pelaku sudah kita kantongi dan pelaku itu juga merupakan pemain lama dan modusnya juga setiap beraksi selalu mengelabui korbannya”, pungkas Pohan. (JP/Top)

Komentar

Berita Lainnya