oleh

Consulate General Republik Of China Berkunjung Ke DPRD Kota Medan

MEDAN – Qiu Weiwei (Consul General) Republik Rakyat China bersama FU AIMIN (Vice Consul-General) bersama seorang penerjemah berkunjung ke Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 1 Kota Medan, Senin (22/07/2019).

Kehadiran Consulat dari RRC ini diterima oleh pimpinan DPRD Kota Medan, perwakilan anggota DPRD Kota Medan dan Sekretariat DPRD Kota Medan di ruangan Transit DPRD Kota Medan.

Adapun pimpinan yang menerima kehadiran dari konsulat Republik China ini yakni Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung, SE.,SH.,MH, Wakil Ketua, H.M.Iswanda Nanda Ramli, SE, H.T.Bahrumsah, SH.,MH, Drs.Herri Zulkarnaen, M.Si, HH.Sabar Syamsurya Sitepu, Hj.Hamidah, SH, M.Nasir, Sekwan, Drs.Abdul Aziz, dan staf DPRD Kota Medan.

Henri Jhon Hutagalung melalui Wong Chun Sen Tarigan yang menjadi translator saat itu menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan silahturahmi apalagi Konsulat dari RRC tersebut masih baru bertugas di Kota Medan, Sumatera Utara – Indonesia. Sehingga Konsulat ini perlu berkunjung ke DPRD Kota Medan untuk saling berkenalan dan juga mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota Dewan yang telah menerima kehadiran mereka.

” Qiu Weiwei (Consul General) Republik Rakyat China bersama FU AIMIN (Vice Consul-General) sangat berterimakasih atas sambutan yang diberikan oleh pimpinan dewan beserta anggota Dewan dari beberapa fraksi yang hadir saat ini bersama mereka di sini.Konsulat RRC ini juga mengatakan kerjasama antara Indoenesia dengan Tiongkok bisa lebih baik lagi, karena kita saling bertukar informasi dan juga khususnya kita DPRD, mereka (konsulat RRC-red) mengatakan akan mengundang kita kunjungan ke Negara China,”terag Henri Jhon melalui Wong Chun Sen Tarigan.

Wong menambahkan juga, pada kunjungan nantinya, kita akan dapat saling bertukar informasi dan kebudayaan mengenai pendidikan di Indonesia dengan Tiongkok. ” Konsulat RRC ini juga sangat mengapresiasi sekali pertanyaan yang diberikan oleh para anggota DPRD Kota Medan. Dan mereka menjawab dengan lugas dan baik sekali. Untuk itu Ketua DPRD Kota Medan, Henri Jhon Hutagalung juga mengucapkan terimakasih kepada Konsulat China dan wakil Konsulat China tersebut dan selamat datang dan selamat bertugas di kota Medan, sehingga dapat juga menikmati wisata dan menikmati kuliner di Kota Medan, yang mana Kota Medan adalah kota nomor tiga di Indonesia dan sangat baik tentang hubungan kerjasama,” sebut Wong.

Sambungnya lagi, bahwa ketua DPRD Kota Medan juga menyampaikan bahwa sejak di Jaman Presiden Soekarno Pemerintah Indoneia telah ada melakukan kerjasama dengan pemerintah Tiongkok (China), bahkan di jaman  Presiden Megawati hingga jaman presiden Jokowi, dimana Pemrintah Tingkok juga sudah bekerjasama dengan Negara Indonesia tentang Infrastruktur, baik dalam perdagangan, Industri dan ekspor dan Inpor dan masih berjalan dengan baik.

” Tiongkok juga sangat mematuhi peraturan yang ada diterapkan di Indonesia, baik orang asing yang ada di Indonesia, itu ada yang berinvestasi, dan menurut informasi dari mereka bahwa tidak begitu banyak orang Tiongkok yang berada di Indonesia. Namun kita temukan dari teman-teman yang menanyakan tentang berapa orang asing yang datang ke Indonesia memakai visa wisata namun diketahui bekerja. Jadi pemerintah Tiongkok, akan memberikan pendidikan kepada rakyatnya untuk mematuhi peraturan dan hukum yang ada di Indonesia. Begitu juga dengan orang Indonesia yang berbisnis dengan Negara Tiongkok,” terang Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan tersebut.

Wong Chun Sen Tarigan juga menambahkan, bahwa pihak konsulat juga mengharapkan adanya kunjungan balasan dari DPRD Kota Medan ke Tiongkok.

Terkait tentang adanya kualitas barang yang diproduksi oleh negara China menyangkut barang-barang yang kualitas bagus, sedang dan KW (atau palsu), Wong menambahkan, bahwa semua barang yang dikeluarkan tergantung pesanan dari perusahaan yang memesan. Maksudnya, jika yang memesan ingin harga murah, maka produk yang dikeluarkan di sesuaikan dengan harga pesanan.

” Jadi tidak ada kualitas KW (kualitas jenis barang palsu) yang diproduksi dari China, hanya saja mereka selalu memproduksi barang sesuai permintaan pesanan.Untuk produksi di Negeri mereka, juga sangat bersaing dengan kualitas masing-masing, termasuk juga bersaing dengan produksi dari negara-negara lain,” ucap Wong Chun Sen Tarigan. 

Usai melakukan rapat, selanjutnya Ketua DPRD Kota Medan bersama beberapa anggota Dewan mempersilahkan konsulat dari negara Tiongkok (China) tersebut makanan khas Kota Medan.
Usai menikmati makanan khas Kota Medan, konsulat RRC dan Pimpinan DPRD Kota Medan berfoto bersama sambil melakukan pertukaran cinderamata. (Red)

Komentar

Berita Lainnya